Hola.
Kalian semua pasti pernah mendengar istilah 'wanita penggoda' atau 'wanita idaman lain'. Ini bahasa halusnya, kasarnya sih 'wanita perusak rumah tangga', 'wanita perebut suami/pacar orang', atau bahkan kadang disebut 'lonte'. Not being a hypocrite, gua juga pernah iseng-iseng jadi wanita penggoda alias selingkuhan orang. Tapi yang jelas bukan penggoda suami orang, apa lagi godain bokap atau mbahnya orang. Dan tadi malam gua baru aja dicurhatin sama seorang kawan tentang wanita simpanannya yang ternyata brengsek juga. Kisah beliau menginspirasi gua untuk menulis posting ini.
Basically, goal atau objective para wanita penggoda ini gak jauh-jauh dari "Love, Sex, and Money". Di sini gua mencoba untuk menjabarkan asumsi dan analisis singkat dan sok pinter gua ini:
1. Love
Terdengar naif memang, tapi beberapa wanita rela dijadikan simpanan atau selingkuhan bukan karena memang mereka senang menjadi wanita penggoda, melainkan atas dasar cinta. Biasanya wanita penggoda jenis ini muncul setelah si pria sudah berpasangan: mereka berjumpa, semakin akrab dan dekat, hingga akhirnya jatuh cinta. Wanita penggoda yang mengunsung rasa cinta ini biasanya sangat berharap untuk bisa terus bersama sang pria, dan tak jarang yang berusaha supaya si pria berpisah dengan pasangan 'resmi'nya. Nama pun orang cinte ye, biar kata tuh pria cuman sopir angkot, boro-boro mau ngasi makan selingkuhan ngasi makan bini pun sulit, tapi para wanita ini akan tetap setia. Ironis memang, mereka biasanya akan terus bertahan baik sampai si pria meninggalkan pasangannya, atau si pria meninggalkan dia.
2. Sex
Jangan sangka cuma pria aja yang bisa menjalin hubungan hanya untuk kepentingan sex belaka. Beberapa wanita, apalagi wanita penggoda, juga banyak yang mencari hubungan tanpa 'komitmen' demi memenuhi kebutuhan seksualnya. Biasanya, wanita penggoda jenis ini sengaja mencari pria berpasangan biar cepet gaspol (ngerti lah ya maksutnya 'gaspol') karena beberapa pria single cenderung untuk mengulur-ulur waktu dengan proses perkenalan, pendekatan dan sebagainya. Apalagi kalau pria single ini bukan pria berpengalaman. Selain itu, wanita penggoda yang mencari kenikmatan sex dengan pria berpasangan juga mendapatkan kepuasan tersendiri bila berhasil memikat mangsanya. Biasanya, pria-pria berpasangan lebih senang dengan wanita penggoda tipe ini karena no strings attached, full pleasure. Dan alasan sederhana pria-pria berpasangan bersetubuh dengan wanita penggoda adalah: butuh variasi atau tidak puas dengan pelayanan (duh benci gua dengan kata 'melayani') atau goyangan istri/pasangan. Ya, sebagian besar laki-laki memang bajingan.
3. Money
Tidak dapat dipungkiri, uang adalah aspek nomor wahid mengapa banyak perempuan mau duduk manis sebagai simpanan atau selingkuhan. Tidak dapat dipungkiri pula bahwa para pria menjadikan uang sebagai 'sabuk pengaman' agar wanita yang dikencaninya itu tidak lari kemana-mana (udah cinta atau 'pas' nih ceritanya) atau supaya si perempuan itu tidak membuka rahasia hubungan gelap mereka (takut ketahuan isteri, keluarga, rekan kerja, atau bahkan media). Namun banyak juga para perempuan-perempuan penggoda yang sengaja menjadikan uang sebagai alat untuk mempertahankan mereka atau sekedar untuk menjaga 'perilaku' mereka (ingat, wanita penggoda biasanya lebih nekat). Teori stimulus-respon terjadi dalam kasus ini, dan ironisnya uang jugalah yang (mungkin) membuat banyak perempuan-perempuan di luar sana lebih memilih untuk hidup enak dan berkecukupan dengan cara berprofesi sebagai wanita simpanan. Mungkin kata 'peliharaan' lebih tepat untuk para wanita menggoda yang berasaskan uang, karena cara para pria hidung belang memperlakukan mereka bisa dikatakan serupa dengan cara manusia memperlakukan binatang peliharaannya: disayang-sayang, diberi makan, diberi kandang (tempat tinggal), dibawa ke salon, diberi pakaian (anjing misalnya), dan diberi uang (seperti topeng monyet).
Ketiga faktor di atas tidak selalu berdiri sendiri, ada kalanya pada beberapa kasus seorang wanita menjadi selingkuhan atas dasar gabungan dari beberapa faktor tersebut dan faktor-faktor pendukung lainnya. Jujur, gua sangat tertarik untuk meneliti mereka tapi sayangnya "tertarik" saja tidak cukup mengingat skripsi gua aja gak dikerjain (maaf curhat). Sekian dan salam "digoda".
ps: sekali lagi gua tekankan, ini cuma asumsi gua semata. Pastinya banyak kesalahan dan beberapa kalimat mungkin kurang tepat. Harap maklum dan dilarang tersinggung. :D
pic courtesy: weheartit
Kalian semua pasti pernah mendengar istilah 'wanita penggoda' atau 'wanita idaman lain'. Ini bahasa halusnya, kasarnya sih 'wanita perusak rumah tangga', 'wanita perebut suami/pacar orang', atau bahkan kadang disebut 'lonte'. Not being a hypocrite, gua juga pernah iseng-iseng jadi wanita penggoda alias selingkuhan orang. Tapi yang jelas bukan penggoda suami orang, apa lagi godain bokap atau mbahnya orang. Dan tadi malam gua baru aja dicurhatin sama seorang kawan tentang wanita simpanannya yang ternyata brengsek juga. Kisah beliau menginspirasi gua untuk menulis posting ini.
Basically, goal atau objective para wanita penggoda ini gak jauh-jauh dari "Love, Sex, and Money". Di sini gua mencoba untuk menjabarkan asumsi dan analisis singkat dan sok pinter gua ini:
1. Love
Terdengar naif memang, tapi beberapa wanita rela dijadikan simpanan atau selingkuhan bukan karena memang mereka senang menjadi wanita penggoda, melainkan atas dasar cinta. Biasanya wanita penggoda jenis ini muncul setelah si pria sudah berpasangan: mereka berjumpa, semakin akrab dan dekat, hingga akhirnya jatuh cinta. Wanita penggoda yang mengunsung rasa cinta ini biasanya sangat berharap untuk bisa terus bersama sang pria, dan tak jarang yang berusaha supaya si pria berpisah dengan pasangan 'resmi'nya. Nama pun orang cinte ye, biar kata tuh pria cuman sopir angkot, boro-boro mau ngasi makan selingkuhan ngasi makan bini pun sulit, tapi para wanita ini akan tetap setia. Ironis memang, mereka biasanya akan terus bertahan baik sampai si pria meninggalkan pasangannya, atau si pria meninggalkan dia.
2. Sex
Jangan sangka cuma pria aja yang bisa menjalin hubungan hanya untuk kepentingan sex belaka. Beberapa wanita, apalagi wanita penggoda, juga banyak yang mencari hubungan tanpa 'komitmen' demi memenuhi kebutuhan seksualnya. Biasanya, wanita penggoda jenis ini sengaja mencari pria berpasangan biar cepet gaspol (ngerti lah ya maksutnya 'gaspol') karena beberapa pria single cenderung untuk mengulur-ulur waktu dengan proses perkenalan, pendekatan dan sebagainya. Apalagi kalau pria single ini bukan pria berpengalaman. Selain itu, wanita penggoda yang mencari kenikmatan sex dengan pria berpasangan juga mendapatkan kepuasan tersendiri bila berhasil memikat mangsanya. Biasanya, pria-pria berpasangan lebih senang dengan wanita penggoda tipe ini karena no strings attached, full pleasure. Dan alasan sederhana pria-pria berpasangan bersetubuh dengan wanita penggoda adalah: butuh variasi atau tidak puas dengan pelayanan (duh benci gua dengan kata 'melayani') atau goyangan istri/pasangan. Ya, sebagian besar laki-laki memang bajingan.
3. Money
Tidak dapat dipungkiri, uang adalah aspek nomor wahid mengapa banyak perempuan mau duduk manis sebagai simpanan atau selingkuhan. Tidak dapat dipungkiri pula bahwa para pria menjadikan uang sebagai 'sabuk pengaman' agar wanita yang dikencaninya itu tidak lari kemana-mana (udah cinta atau 'pas' nih ceritanya) atau supaya si perempuan itu tidak membuka rahasia hubungan gelap mereka (takut ketahuan isteri, keluarga, rekan kerja, atau bahkan media). Namun banyak juga para perempuan-perempuan penggoda yang sengaja menjadikan uang sebagai alat untuk mempertahankan mereka atau sekedar untuk menjaga 'perilaku' mereka (ingat, wanita penggoda biasanya lebih nekat). Teori stimulus-respon terjadi dalam kasus ini, dan ironisnya uang jugalah yang (mungkin) membuat banyak perempuan-perempuan di luar sana lebih memilih untuk hidup enak dan berkecukupan dengan cara berprofesi sebagai wanita simpanan. Mungkin kata 'peliharaan' lebih tepat untuk para wanita menggoda yang berasaskan uang, karena cara para pria hidung belang memperlakukan mereka bisa dikatakan serupa dengan cara manusia memperlakukan binatang peliharaannya: disayang-sayang, diberi makan, diberi kandang (tempat tinggal), dibawa ke salon, diberi pakaian (anjing misalnya), dan diberi uang (seperti topeng monyet).
Ketiga faktor di atas tidak selalu berdiri sendiri, ada kalanya pada beberapa kasus seorang wanita menjadi selingkuhan atas dasar gabungan dari beberapa faktor tersebut dan faktor-faktor pendukung lainnya. Jujur, gua sangat tertarik untuk meneliti mereka tapi sayangnya "tertarik" saja tidak cukup mengingat skripsi gua aja gak dikerjain (maaf curhat). Sekian dan salam "digoda".
ps: sekali lagi gua tekankan, ini cuma asumsi gua semata. Pastinya banyak kesalahan dan beberapa kalimat mungkin kurang tepat. Harap maklum dan dilarang tersinggung. :D
pic courtesy: weheartit




3 comments:
seru! pengalaman pribadi ya? :D
kalo kata orang2 tua dulu:
harta dan tahta! untuk kasus selingkungan gw singkirin yang namanya "love"
gak ada niat "love" dengan menjadi selingkuhan/menyelingkuhi...
cmiiw
@ anonymous: gua tidak bilang "love, sex, and money" sebagai NIAT utk dijadikan selingkuhan, melainkan faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang mau dijadikan selingkuhan. :)
Post a Comment