Thursday, September 17, 2009

Mahluk Dunia Maya

Dulu saat gua ngambil kelas Statistik II untuk ketiga kalinya (Gua nggak bego, cuma males aja bolos mulu makanya nggak lulus-lulus. Hehehe. Asik kan pembelaan gua), gua presentasi bedah jurnal statistik yang isinya kurang lebih tentang intensitas dan lama penggunaan Internet pada orang-orang dengan tipe kepribadian extrovert dan introvert. (Tenang, gua nggak mungkin presentasi sendirian koq.) Berat ye omongan gua, nggak betah juga nih ngomongin statistik lama-lama. :p

Singkat kata singkat cerita, intinya tuh hasil penelitian membuktikan bahwa orang-orang yang introvert punya kecenderungan untuk menggunakan internet jauh lebih sering dan lama dibandingkan dengan orang-orang ekstrovert. Kenapa? Tanya aja sama Anova group aja gimana? (Hah? Nggak tau Anova? Wahh, kurang berkualitas sekali ya hidup Anda. Hehe.)
Lanjut, hasil analisis mengatakan bahwa saat berinternet ria orang-orang introvert cenderung menciptakan persona atau kepribadian yang berbeda dengan dirinya di kehidupan nyata. Misalnya, aktif di forum dan milis, kalo chatting bisa berjam-jam, eksis di friendster facebook dan sebagainya. Pokoknya, kalau di kehidupan nyata doi pendiam pemalu dan mengasingkan diri, justru kebalikannya kalau di dunia maya. Nah, mulai seru nih.
Awalnya gua sebagai pembenci statistik dan tidak mudah percaya dengan hasil analisis kuantitatif, mempertanyakan kevalidannya (sok-sok-an ajeee mempertanyakan biar kesannya pinter gituh). Namun akhirnya gua pun mendapatkan bukti nyata. Begini ceritanya...

Adalah seorang blogger yang (kalau dilihat dari blognya sih) nampak bersahaja, rendah hati, riang gembira dan seterusnya. Tapi ternyata eh ternyata, begitu gua ketemu orangnya langsung, hipotesis saya langsung ditolak. Mukanya asem, ngelipet tangan melulu, nggak mau senyum lagi. Mungkin beliau sedang bad mood, saya nggak peduli juga. Yang jelas gua gondok tujuh turunan, masa gua senyumin dia malah melototin gua. Padahal senyum gua bukan senyum-senyum cabul dengan pandangan mata ke arah buah dada. Mungkin juga beliau pikir gua senyum-senyum bermaksut flirting, gua nggak ambil pusing.

Ada lagi seorang blogger yang (kalau dilihat dari blognya sih) nampak banyak omong, banyak komentar, banyak ngeritik, dan seterusnya. (Sumpah yang ini bukan gua, kan gua jarang update blog hehehe) Tapi begitu ketemu orangnya langsung, loh koq melempem. Mungkin beliau merasa tidak nyaman berada di tengah-tengah pergumulan itu, saya nggak peduli juga.

Sebenarnya omongan gua ini bukan berarti bisa dijadikan contoh kasus nyata untuk membenarkan hasil penelitian yang gua ceritain sebelumnya. Coba aja perhatikan, apakah ada korelasi antara kalimat-kalimat di paragraf-paragraf awal dengan paragraf-paragraf akhir? Nggak ada.

Sekian dan terima kasih.

3 comments:

Hanifa Faozia said...

emang jurnal yang ini termasuk random soliloquy yah, alias nggremeng kata orang jawa.

hmm.. orang introvert mungkin bisa jadi cerewet di dunia maya, tapi kayaknya orang yang extrovert juga tetep cerewet di dunia maya. gimana dong? hahaha

ini juga random soliloquy, kagak usah dijawab, hehe

ichaa said...

emang blogger kadang aneh.
i've met a dozen of blogger that different with their blogs, lol!

nice blog! i like to read them.

amel said...

sekedar sharing, emang bener ceu chekka. Baru-baru aja gw ketemu orang2 model kayak begini. Gw liat di situs pertemanannya 'orang2' ini exissssssssss abis! begitu ketemu orangnya dalam dunia nyata, duaaaar! beda banget,ternyata dia nga se'congor' di situs pertemanannya.. hhhh, ternyata cuma 'jagoan kandang', toh! HA HA HA...thx for sharing :)